Pertanda Apakah Guncangan Gempa Bumi itu?

Bencana gempa bumi sekaligus mengingatkan pada kita akan kondisi manusia saat menghadapi peristiwa guncangan yang secara tiba-tiba. Guncangan gempa dengan skala bervariasi memang sering terjadi. Pertanda apakah ini?

Banyaknya gempa bumi di zaman yang sudah tua ini telah jauh-jauh hari diberitakan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam 14 abad silam. Saat beliau hidup di tengah-tengah padang pasir yang tak seorang pun menguasai peta gempa bumi bahwa di akhir zaman akan banyak terjadi gempa bumi. Beliau mengaitkan fenomena alam ini dengan semakin dekatnya hari kehancuran alam semesta atau hari kiamat.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menuturkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tidak terjadi hari kiamat dan sehingga dihilangkannya ilmu, banyak gempa bumi.” (HR. Bukhari)
Dalam musnad Imam Ahmad, ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam duduk-duduk bersama para sahabatnya diantaranya Salamah bin Nufail perawi hadits ini beliau menyebutkan sebuah hadits yang diantara isinya:
“Sebelum terjadi kiamat akan terjadi kematian-kematian yang mengerikan dan sesudahnya akan terjadi tahun-tahun gempa bumi.”
Merupakan rahmat Allah ta’ala kepada kita umat muslim, Allah memberikan petunjuk-petunjuk akan dekatnya kiamat padahal hari kiamat itu datangnya tiba-tiba dan sangat mengejutkan. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Mereka tidak menunggu kecuali kedatangan hari kiamat kepada mereka dengan tiba-tiba sedang mereka tidak menyadarinya.” (Az Zukhruf: 66)
Ayat ini menceritakan kondisi orang yang tidak beriman dan orang yang lalai dari Allah dan ayat-ayatnya. Berbeda dengan orang beriman, ia selalu waspada terhadap azab akhirat. Allah ta’ala berfirman:
“(apakah kamu Hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (QS. Az Zumar: 9)
Meski ilmu pengetahuan sudah maju dan lembaga-lembaga dunia banyak yang mampu menangkap skala gempanya tapi tak ada satupun lembaga di dunia yang bisa memprediksi waktu terjadinya. Gempa bumi terjadi begitu tiba-tiba, inilah kiamat kecil yang digambarkan Allah subhanahu wa ta’ala yang terjadi secara tiba-tiba dan semakin tinggi terjadinya maka semakin dekat kiamat terjadi.

Oleh karena itu, kaum muslim hendaknya selalu waspada. Bencana dan azab dan akhirnya kiamat itu akan tiba dan datang secara tiba-tiba.
“Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, Karena Sesungguhnya Telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila kiamat sudah datang?” (QS. Muhammad: 18)
Karena itulah dengan semakin banyaknya tanda-tanda kiamat yang disebut Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahkan satu per satu hampir semua tanda-tanda kiamat yang dikabarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam itu telah terjadi maka tidak ada jalan terbaik kecuali segera bertaubat dan kembali kepada Allah ta’ala, melaksanakan kebaikan-kebaikan dan terus berbekal di dunia yang fana ini untuk kehidupan yang abadi sesuai dengan firman Allah ta’ala:
“Berbekallah, dan Sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku Hai orang-orang yang berakal.” (QS. Al Baqarah: 197)