Suhu Di Dunia Pengaruh Dari Hembusan Neraka

Pertanda apakah jika suhu udara yang tidak stabil kita rasakan, saat panas terasa sangat panas tidak seperti biasanya, saat sejuk juga sangat terasa sangat sejuk? Banyak orang mengaitkan cuaca tidak menentu menjadi pertanda perubahan dunia yang kemudian dikaitkan dengan akhir zaman dan banyak lagi komentar dari fenomena ini.

Terlepas dari itu semua ada hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menarik untuk disimak bahwa neraka yang diciptakan Allah subhanahu wa ta’ala sejak dahulu kala bisa berkeluh kesah kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Kabar ini diriwayatkan Imam Bukhari dalam kumpulan hadits-hadits shahihnya bahwa Abu Hurairah mengatakan neraka mengadu kepada Tuhannya dan berkata “Oh Tuhanku, sebagian dariku telah menghabiskan sebagian yang lain” Allah lalu mengizinkannya menghembuskan nafas dua kali, sekali dalam musim dingin dan sekali dalam musim panas.

Itulah sebabnya mengapa udara sangat dingin pada musim dingin dan sangat panas pada musim panas. Bagaimana mungkin hembusan neraka itu bisa mempengaruhi suhu di dunia?

Memang wajar jika dipertanyakan bagaimana mungkin cuaca dan suhu udara di dunia itu dipengaruhi oleh suhu neraka, informasi ini memang terdengar janggal dan menggelikan. Tapi begitulah sumber-sumber yang dapat dipercaya telah mencatatnya. Hal ini diperkuat oleh riwayat Bukhari dari Abu Said bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Tunda shalatmu sampai udara terasa sejuk karena udara yang panas itu berasal dari neraka.” (HR. Bukhari, Muslim, dan Tirmidzi)
Terlepas dari masalah pengaruh suhu neraka dan pengaruhnya pada suhu dunia, sumber akurat menyebutkan bahwa neraka memang termasuk makhluk Allah subhanahu wa ta’ala. Siapapun yang membaca penjelasan tentang neraka dalam Al Qur’an dan Hadits akan mengetahui bahwasanya neraka adalah sebuah ciptaan Allah yang dapat melihat berbicara dan menyampaikan keluh kesah.

Al Qur’an memberitahu kita neraka dapat melihat para penghuninya dari kejauhan ketika mereka sedang menuju ke arahnya kemudian ia akan mengeluarkan teriakan-teriakan yang menakutkan sebagai pertanda betapa besar amarah, kegeraman, dan kebenciannya terhadap orang-orang yang durhaka kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya.” (QS. Al Furqaan: 12)
Ibnu Jarir meriwayatkan bahwa Ibnu Abbas mengatakan bahwa seseorang akan diseret ke neraka dan neraka akan menciutkan dirinya.
Allah kemudian berfirman “Ada apa dengan engkau?” Neraka menjawab “Orang itu berusaha mencari perlindungan kepada-Mu dari aku” Allah berfirman “Bebaskan hamba-Ku!” Seseorang lagi diseret ke neraka dan orang itu berkata ”Oh tuhanku, aku tidak mengharapkan hal ini dari-Mu” Allah subhanahu wa ta’ala berfirman “Apa yang engkau harapkan?” Orang itu berkata “Bahwa ampunan-Mu juga akan diberikan kepadaku” Allah subhanahu wa ta’ala berkata pada neraka “Bebaskan hamba-Ku!” Seorang yang lain lagi diseret ke neraka lalu neraka menyemburkan udara seperti keledai mendengus kepada seekor unta kemudian neraka menghirup udara sebanyak-banyaknya sehingga tidak ada lagi yang tertinggal.
Imam Ahmad dan Tirmidzi meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Pada hari kiamat, sebuah leher akan menjulur dari neraka. Leher tersebut mempunyai dua mata untuk melihat, dua telinga untuk mendengar, dan lidah untuk berbicara. Leher tersebut berkata “Saya ditunjuk untuk mengawasi tiga jenis manusia: penguasa yang lalim dan sombong, orang yang meminta kepada sembahan selain Allah subhanahu wa ta’ala, dan orang yang suka membuat gambar”.” (HR. Tirmidzi)
Wallahu a’lam bishshawab.