Bolehkah Shalat Sambil Menangis?

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya:
“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,(yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam sembahyangnya, ” (QS. Al Mu’minuun: 1-2)
Namun seringkali saat shalat, kita teringat akan berbagai masalah dalam kehidupan kita mungkin karena tertimpa musibah, kematian, ataupun permasalahan duniawi lainnya. Tak jarang hal ini membuat kita sedih dan menangis saat shalat. Sebenarnya bolehkah menangis ketika sedang shalat? Lalu apakah hal tersebut akan merusak shalat kita?

Berikut Ustadz Sarwat menguraikan: Jadi sebenarnya boleh-boleh saja kita dalam keadaan shalat itu kita menangis karena membawa perasaan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan memang posisi kita kepada Allah yang paling dekat itu pada saat shalat, pada saat sujud.

Itulah waktu dimana kita sedang dekat-dekatnya sama Allah maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata “Perbanyaklah doa kepada Allah.” Doa itu kita sampaikan segala unek-unek kita, tidak ada masalah ketika yang kita jadikan bahan tangisan itu misalnya bukan masalah dosa atau menyesal, tapi mungkin karena kerugian-kerugian yang menimpa kita, bencana, ada keluarganya yang mungkin sudah meninggal dunia, ada yang sakit, terlilit hutang tidak bisa bayar, mau menghadapi ujian, dan sebagainya, kita punya beban.

Kepada siapa beban ini kita curahkan? Yang nomor satu tentu kepada Allah subhanahu wa ta’ala jadi kalau kita curahkan beban kita kemudian keluarlah air mata dari kelopak mata kita kemudian kita menangis maka itu manusiawi, tidak jadi masalah. Yang penting harus diketahui adalah jangan sampai pada waktu kita menangis secara histeris membuat orang lain menjadi terganggu dan shalat kita bisa jadi rusak.

Masalah yang ingin kita ungkapkan itu boleh apa saja kita adukan kepada Allah dan semoga Allah memberikan jalan keluar sebagaimana firman-Nya:
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath Thalaaq: 2-3)
Dari mana kita bisa dapat itu semua? Ketika kita sedang menghadap Allah subhanahu wa ta’ala dalam keadaan kita menangis, kita meminta kepada Allah, Allah akan kabulkan,
"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al Mu’min: 60)
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang aku, Maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku,” (QS. Al Baqarah: 186)
Menangislah tapi jangan sampai membatalkan shalat kita.