Hikmah Memiliki Anak Yang Terlahir Mendapat Musibah

Saat anak kita terlahir berbeda dengan anak yang lainnya, yang harus diingat adalah bahwa ini merupakan takdir Allah subhanahu wa ta’ala. Berikut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:
“Tidak ada yang dapat menolak takdir atau ketentuan Allah ta’ala selain doa dan tidak ada yang menambah atau memperpanjang umur seseorang selain perbuatan baik.” (HR. Tirmidzi)
Memang tidak semua orang tua bisa siap menerimanya bahkan bisa saja orang tua menyalahkan dan menjadikan Allah subhanahu wa ta’ala sebagai sasaran atas amarah karena dianggap tidak adil dalam menciptakan setiap makhluk-Nya. Padahal yang harus kita ingat, pasti ada hikmah dibalik semua yang telah Allah subhanahu wa ta’ala berikan kepada setiap hamba-Nya.

Sebagai orang tua alangkah baiknya, jangan langsung menyesali jika hal tersebut menimpa anak kita karena sesungguhnya bisa jadi ini adalah cobaan bagi kedua orang tuanya yang dengan cobaan tersebut Allah subhanahu wa ta’ala mengampuni sebagian dosa-dosa keduanya atau mengangkat derajat keduanya di surga kelak jika mereka bersabar. Dalam sebuah ayat, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Dan sungguh akan kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (QS. Al Baqarah: 155)
Cobaan juga bisa jadi adalah tanda cinta Allah pada hamba-Nya. Dari Anas bin Malik, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Jika Allah menginginkan kebaikan kepada hamba, Dia akan segerakan hukumannya di dunia. Jika Allah menghendaki kejelekan kepadanya, Dia akan mengakhirkan balasan atas dosa yang dia perbuat hingga akan ditunaikan pada hari kiamat kelak.” (HR. Tirmidzi dishahihkan oleh Syaikh Al Albani)
Bagi orang tua yang mendapatkan cobaan dengan anak yang terlahir berbeda lalu ia mampu bersabar sesungguhnya tidak akan sia-sia kesabarannya tersebut di sisi Allah subhanahu wa ta’ala sebagaimana di dalam sebuah ayat, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman yang artinya:
“Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu". orang-orang yang berbuat baik di dunia Ini memperoleh kebaikan. dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya Hanya orang-orang yang Bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (QS. Az Zumar: 10)
Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:
“Sesungguhnya pahala besar karena balasan untuk ujian yang sangat berat, sungguh jika Allah mencintai suatu kaum maka Dia akan menimpakan ujian untuk mereka. Barangsiapa yang ridha maka ia akan meraih ridha Allah. Barangsiapa yang tidak suka maka Allah pun akan murka.” (HR. Ibnu Majah dishahihkan oleh Syaikh Al Albani)
Hadits tersebut semakin meyakinkan kita bahwa bersabar atas segala ujian atau cobaan yang menimpa adalah solusi yang terbaik untuk kita. ini bukan berarti kita meminta didatangkan cobaan, namun ini tanda kita tak putus asa karena yakin akan pertolongan Allah sebab Ia Maha Mengetahui yang terbaik untuk hamba-hamba-Nya.

Maka telah jelas bahwa semua musibah yang terjadi pada orang-orang yang masih suci seperti misalnya anak-anak yang baru lahir, bukanlah merupakan siksaan untuk mereka. Hal tersebut bisa jadi merupakan rahmat dari Allah subhanahu wa ta’ala hanya saja akal kita terlalu rendah sehingga tidak mampu memahami hikmah Allah subhanahu wa ta’ala dalam setiap ujian yang ada.

Semoga pemaparan tadi dapat membuat para orang tua semakin sabar dan mengikhlaskan setiap takdir yang Allah subhanahu wa ta’ala berikan melalui anak-anak mereka. Berikut Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al Baqarah: 286)